Pertemuan Musik Surabaya berdiri sejak 1957. Setiap bulannya menyelenggarakan acara yang cerdas dalam suasana yang santai dan bersahabat. Terbuka untuk siapa saja yang bersedia menyumbang Rp.35.000,- (umum) atau Rp.25.000 (pelajar/mahasiswa) untuk biaya fotokopi. Email : pertemuanmusiksurabaya@gmail.com. Info acara : Wisma Musik Melodia (031-5025309), Siska (08175174696) atau Gema (08179319262)
Friday, January 30, 2015
Thursday, November 20, 2014
PMS agenda Desember 2014
PERTEMUAN
MUSIK SURABAYA
AGENDA
DESEMBER 2014
7
– 8 Desember 2014
DUO MERPATI
Monique
Copper (Piano) dan
Sinta
Wullur (Vokal dan Komponis)
Minggu, 7 Desember 2014
13.00
– 18.00 wib
-
Masterclass oleh Monique Copper
- Lecture Komposisi oleh Sinta Wullur
- Workshop Indian singing style oleh Sinta Wullur
- Lecture a New Technique of Piano oleh Monique
Copper
Tempat
: Wisma Jerman
Jl
Taman AIS Nasution no 15 Surabaya
Peserta
Terbatas*
Senin, 8 Desember 2014
18.30
wib
KONSER DUO MERPATI
Oleh Monique Copper (piano) dan Sinta Wullur (vocal)
Tempat
: Wisma Musik Melodia
Jl
Ngagel Jaya no 12-14 Surabaya
‘Duo Merpati terdiri dari Monique Copper, pianis
asal Belanda dan Sinta Wullur, komponis dan penyanyi kelahiran Indonesia yang
tinggal di Belanda. Mereka akan menampilkan sejumlah komposisi untuk vocal dan
piano dan juga komposisi piano solo karya SInta Wullur. Karakteristik dari
komposisi yang dimainkan sangat terpengaruh pada gaya musik tradisi baik dari
barat maupun timur, juga musik kontemporer klasik, yang berisi pola gamelan dan
bagian vocal dengan menggunakan idiom Indian dan musik tradisional jawa. Selain
konser, Sinta Wullur akan memberikan lecture komposisi dan workshop Indian Sing
Style, sedangkan Monique Copper akan memberikan masterclass dan Lecture a New
Technique of piano (contemporary technique, improvisasi, dll).
*informasi dan pendaftaran Lecture,
Workshop dan Masterclas bisa menghubungi contact person dibawah ini, sehubungan
tempat dan peserta yang terbatas, mohon untuk segera mendaftarkan diri.
Informasi
dan pendaftaran
Siska
(08175174696)
Melodia
(031)-5035309 – 5020680
Email : pertemuanmusiksurabaya@gmail.com, twitter
: @PMS_Sby, facebook : Pertemuan Musik Surabaya atau www.pertemuanmusiksurabaya.blogspot.com
--
Monday, November 10, 2014
Thursday, September 4, 2014
Friday, August 15, 2014
Wednesday, June 4, 2014
JADWAL RANGKAIAN ACARA SLUMAN SLUMUN SLAMET : 79thn SLAMET ABDUL SJUKUR
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Tuesday, June 3, 2014
SLUMAN SLUMUN SLAMET : 79thn Slamet Abdul Sjukur
Agenda Pertemuan Musik Surabaya kali ini sangat spesial, karena kita berkesempatan untuk bisa menjadi penyelenggara dan saksi sebuah perayaan 79 thn tokoh musik Indonesia yang sekaligus pendiri PMS, Slamet Abdul Sjukur. Acara bertajuk "Sluman Slumun Slamet : 79thn Slamet Abdul Sjukur" ini akan diselenggarakan pada 20 dan 21 Juni 2014 di Surabaya.
Tahun ini SAS akan berusia 79 tahun. Dalam usianya yang senja, keaktifannya dalam berkarya dan memprovokasi belum berhenti. Acara ini adalah salah satu upaya untuk merayakan kehidupan SAS sebagai seniman musik dengan menggelar diskusi dan konser yang akan memainkan karya-karyanya sebagai salah satu bentuk penghargaan terhadap tokoh dan inspirator para seniman dan musisi di Indonesia.
Sluman Slumun Slamet, seakan seperti mengendap, tanpa tau arah, layaknya siluman, namun selalu slamet dalam setiap perjuangannya. Semangat gerilya, semangat berjuang layaknya satria melawan para raksasa, itu spirit utama yang sangat lekat dengan sosok Slamet Abdul Sjukur. Pertemuan Musik Surabaya adalah salah satu hasil dari proses sluman slumun slamet yang didirikannya 57 tahun lalu, gerilya musik para pecinta musik Surabaya di tengah-tengah era industri dan hingar binger dunia kesenian di permukaan. Spirit itulah yang kami usung di dalam acara perayaan 79 tahun Slamet Abdul Sjukur, bukan sekadar sebuah perayaan ulang tahun, namun lebih dalam lagi pada sosok dan pemikiran beliau yang sangat inspiratif terutama bagi seniman muda.
Konser ini penting diadakan untuk memberi kabar bahwa komponis Indonesia yang masih berkarya dengan konsisten itu masih ada. Selain ajang apresiasi kepada komitmen SAS pada jalur keseniannya, konser ini juga bermaksud menjadi cara untuk menggairahkan komponis Indonesia terutama dari generasi muda untuk berkiprah.
Tahun ini SAS akan berusia 79 tahun. Dalam usianya yang senja, keaktifannya dalam berkarya dan memprovokasi belum berhenti. Acara ini adalah salah satu upaya untuk merayakan kehidupan SAS sebagai seniman musik dengan menggelar diskusi dan konser yang akan memainkan karya-karyanya sebagai salah satu bentuk penghargaan terhadap tokoh dan inspirator para seniman dan musisi di Indonesia.
Sluman Slumun Slamet, seakan seperti mengendap, tanpa tau arah, layaknya siluman, namun selalu slamet dalam setiap perjuangannya. Semangat gerilya, semangat berjuang layaknya satria melawan para raksasa, itu spirit utama yang sangat lekat dengan sosok Slamet Abdul Sjukur. Pertemuan Musik Surabaya adalah salah satu hasil dari proses sluman slumun slamet yang didirikannya 57 tahun lalu, gerilya musik para pecinta musik Surabaya di tengah-tengah era industri dan hingar binger dunia kesenian di permukaan. Spirit itulah yang kami usung di dalam acara perayaan 79 tahun Slamet Abdul Sjukur, bukan sekadar sebuah perayaan ulang tahun, namun lebih dalam lagi pada sosok dan pemikiran beliau yang sangat inspiratif terutama bagi seniman muda.
Konser ini penting diadakan untuk memberi kabar bahwa komponis Indonesia yang masih berkarya dengan konsisten itu masih ada. Selain ajang apresiasi kepada komitmen SAS pada jalur keseniannya, konser ini juga bermaksud menjadi cara untuk menggairahkan komponis Indonesia terutama dari generasi muda untuk berkiprah.
Thursday, April 3, 2014
PERTEMUAN MUSIK SURABAYA APRIL 2014
Pertemuan Musik Surabaya bulan April 2014 akan menghadirkan "JAZZ MUDA SURABAYA GENIT", menampilkan komposisi baru dari jazzer muda Surabaya, yaitu Wilman (gitar), Kevin (kontrabas), Elio (piano) dan Kelvin (drum)sekaligus akan membahas analisanya bersama Slamet Abdul Sjukur. Di tengah persaingan musik industri di tanah air, masih ada generasi muda kisaran umur 18-21 tahun yang menghasilkan karya komposisi baru jazz sebagai bentuk kontribusi mereka untuk musik Jazz Surabaya-Indonesia. Acara ini akan diselenggarakan pada Senin, 7 April 2014, pukul 18.30 tepat di Melodia Music Hall, Jalan Ngagel Jaya 12-14 Surabaya.
Pertemuan Musik Surabaya adalah paguyuban nirlaba yang lahir sejak tahun 1957. Setiap bulannya menyelengarakan acara yang cerdas, dalam suasana yang santai dan bersahabat. Acara ini terbuka bagi siapapun yang bersedia menyumbang 35ribu (umum) atau 25ribu (pelajar/mhs). Informasi pendaftaran bisa menghubungi Gema (08179319262) dan Melodia (031)-5035309 - 5020680.
Monday, February 10, 2014
Pertemuan Musik Surabaya Februari 2014
Pianis Surabaya, Handy Soeroyo, konser, paparan dan analisa tentang Beethoven, Chopin dan Debussy
Beethoven, ya sonata. Chopin, tentu polonaise. Debussy katanya ada
gamelannya. Sudah itu ? Seorang yang
menekuni polyteknik di Ubaya akan membicarakannya lebih lanjut di Pertemuan
Musik Surabaya hari Senin pagi 17 Februari ini.
Seorang polyteknik
bicara tentang musik ? Aneh rasanya bagi kita di Indonesia. Tapi di Jerman ada
seorang komponis hebat, Thomas Lauk, yang juga dokter bedah mata. Di Prancis ada
Xenakis (almarhum) salah seorang komponis penting abad-20 yang juga seorang
arsitek kondang dan pakar matematika.
Beethoven
(1770-1827)yang musiknya kita kenal dahsyat,
ekspresif dan galak, ternya bukan seorang radikal yang suka menjungkir-balikkan peraturan demi sesuatu yang
baru atau sekadar supaya berbeda dari komponis-komponis lain. Hasratnya untuk
menemukan sesuatu yang tidak terbantah kebenarannya terlihat dari
catatan-catatan persiapannya mengerjakan karyanya. Simfoninya yang ke-9 (dengan
paduan suara !) ditekuninya selama 6 tahun, Missa Solemnis selama 4 tahun.
Nyaris setiap nada dalam karya-karyanya diganti rata-rata sampai 21 kali untuk
menemukannya yang tepat ! Mentalitas yang bertolak belakang dengan budaya fast-food, pembual dan koruptor.
Tentang Chopin (1810-1849), siapa yang tidak
kagum pada caranya mengolah melodi,
harmoni bahkan ritme dengan kecerdasan emosional yang luar biasa, sampai
banyak buku-buku musik yang melupakan John Field (komponis Irlandia 1782-1837) yang
ke 20 nocturnenya menjadi model seluruh nocturne Chopin ! Legatissimo dan
singing-tone permainan piano Field juga menjadi ilham Chopin, bagi dirinya
sendiri maupun yang diajarkan pada murid-muridnya.
Sebagai guru,
Chopin mangajarkan banyak hal penting, misalnya tentang hubungan antara anatomI tangan dan perbedaan jarak bilah-bilah hitam/putih di piano, Yang hitam
(c#,d#,f#,g#,a#) yang lebih jauh dari yang putih harus dijangkau dengan jari
yang panjang, Akibatnya tangga-nada C# mayor dan F# mayor diajarkan lebih dulu
karena paling sesuai dengan bentuk tangan dan karenanya jauh lebih mudah dari C
mayor. Chopin sangat otoriter dalam mengajar murid-muridnya untuk konsentrasi
pada pendengaran tidak cuma latihan jari. Jadi kualitas bunyi dan logika musik
diajarka Chopin sejak awal. Bukan cuma ‘main’ piano.
Debussy,
masalahnya lain. Dia melawan Wagner sebagai puncak musik romantik yang
menguasai Eropa pada waktu itu. Musik semakin terasa sesak dengan sedu-sedan.
Tidak ada jalan lain, semua menuju ke kadens
final, menuju kematian. Gamelan
yang ditontonnya di Paris tahun 1889, membuka pandangan lain. Bahwa ‘waktu’
bukan linier (ada awal ada akhir) melainkan sirkuler (berputar seperti
lingkaran yang tidak ada ujungnya).
Handy
Suroyo mahasiswa polyteknik Ubaya akan memainkan “Sonata
op.31 no.3”, “Barcarolle op.60”, “Ondine” {peri hidup di air} dan “Feux
d’Artiice” (kembang-api). Terbuka untuk umum, dengan memberikan iuran umum 35.000 dan Pelajar / mahasiswa 20.000.
Slamet A.Sjukur.
Subscribe to:
Posts (Atom)

.jpg)

.jpg)




