Pertemuan Musik Surabaya berdiri sejak 1957. Setiap bulannya menyelenggarakan acara yang cerdas dalam suasana yang santai dan bersahabat. Terbuka untuk siapa saja yang bersedia menyumbang Rp.35.000,- (umum) atau Rp.25.000 (pelajar/mahasiswa) untuk biaya fotokopi. Email : pertemuanmusiksurabaya@gmail.com. Info acara : Wisma Musik Melodia (031-5025309), Siska (08175174696) atau Gema (08179319262)
Monday, March 25, 2013
Tuesday, February 12, 2013
PMS Februari, Senin 18/02/13, pukul 9:45-12:30
Orkes karya Stravinsky
bercerita tentang BURUNG API tentang
taman jadi-jadian yang terwujud karena kekuatan sihir tentang para
bangsawan yang dijadikan arca,
putri-putri tawanan, KASTCHEI
penguasa yang sakti
beserta monster-monster penjaganya, dan pangeran
IWAN.
Akan diterangkan berbagai instrumen-orkes
seperti OBOE, ENGLISH HORN, BASSOON, HORN, TROMBON, TUBA, TIMPANI,
CELESTA, HARP, CELLO dll.
MOTIV UTAMA dan pengembangannya akan dijelaskan secara ringkas.
Karya BURUNG API yang dikarang selama setahun
ini (1909-1910) membuat Igor Stravinsky mendadak untuk pertama
kalinya menjadi perhatian dunia musik. Kemudian disusul dengan karya-karya lain
yang membuatnya semakin dikagumi. Dia (1882-1971; 89 th) salah seorang komponis
penting di awal abad 20. Dia tidak pernah mendapat pendidikan di konservatori,
dia hanya les privat pada Nikolay Andreyevitch Rimsky Korsakov.
Rimsky-Korsakov sendiri (1844-1908; 64 th) nasibnya aneh. Mulanya ingin menjadi pelaut,
maka dia masuk sekolah angkatan laut pada usia 12 th sambil mulai coba-coba
bikin simfoni, sekalipun dia belum tahu akor dan berbagai aturannya ! Pada usia
27 th, karyanya sudah mulai banyak dan diangkat jadi profesor komposisi di konservatori
St.Petersburg, padahal masih belum belajar harmoni dan kontrapung ( dan masih di angkatan laut dengan pangkat
Letnan). Maka diam-diam dia belajar sendiri untuk menutupi kekurangannya. Dan
hasilnya luar biasa antara lain sebuah buku orkestrasi yang sampai sekarang
masih dianggap penting disamping opera-operanya yang mashyur.
Pertemuan Musik Surabaya (berdiri sejak 1957, 56 th yl)
menyuguhkan video BURUNG API - Stravinsky oleh Orchestre de Paris pimpinan Pierre
Boulez di dalam Pyramida Museum
Louvre di Paris tahun 2008.
Boulez (dibaca Bulès) seorang komponis penting Prancis dan seorang konduktor
yang teramat sangat cermat. Museum
Louvre dibangun awal abad 13 sebagai benteng, kemudian berubah menjadi
istanah raja dan pada akhir abad 18 mulai dijadikan museum. Presiden Mitterand
pada tahun 70-an menggagas bangunan tambahan, dan Pei seorang arsitek Korea
memenangkan proyek, maka berdirilah Pyramida
Kaca yang selesai tahun 1988. Pergelaran
Stravinsky oleh Boulez di Pyramida itu merupakan peringatan 20 tahunnya
bangunan yang menimbulkan berbagai pro dan kontra.
Slamet
A.Sjukur
Sunday, December 16, 2012
PMS ke-61, Senin 21 Januari 2013 , pukul 9:30
Acara
Senin 21 Januari
2013
Jam 09.30 -
12.30
Menyambut
TAHUN BARU 2013
PMS berusia 56 tahun (1957-2013)
M U S I K – ALAM
Sonata CAHAYA BULAN – Beethoven
SALJU TURUN MENARI-NARI – Debussy
KICAU BURUNG – Haydn
PETER DAN SERIGALA – Prokofiev
Apakah judul-judul tersebut
mengarahkan bayangan pendengarnya ?
Seandainya tanpa judul,
apakah pendengar bebas membayangkan
apa saja semaunya ?
Slamet
A.Sjukur
Sunday, December 2, 2012
PMS ke-60, Senin 10 Desember, pukul 9:30
Pianis Jean-François ZYGEL akan menjelaskan
musik Bela Bartok.
Pianis yang hebat, banyak, tapi tidak semua pianis punya minat untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada orang lain. ZYGEL termasuk pianis langka yang punya kemampuan untuk itu, seperti halnya pianis dan konduktor Barenboim, dan beberapa lainnya.
Dengan contoh-contoh yang dimainkannya sendiri di piano, atau oleh pemain biolin atau lagi dengan kuartet-gesek, Zygler akan menguraikan ciri-ciri utama musik Bartok (1881-1945).
B A R T O K sendiri, selain komponis, juga pianis dan musikolog.
Sebagai musikolog dia sangat menghormati bermacam-macam musik-rakyat dari mana pun asalnya. Musik-rakyat yang biasanya diremehkan sebagai musik yang mutunya sangat rendah, ternyata Bartok dapat menemukan di dalamnya berbagai kecerdasan yang tidak disadari. Misalnya, ada birama-birama yang tidak terduga, sangat rumit dan yang sudah menjadi darah-daging musik rakyat. Dengan birama yang hidup seperti 2+3, 2+2+3, 3+3+2 dsb, maka musik mendapat unsur yang lebih beragam. Dari segi tonalitas, mayor dan minor diperkaya dengan modalitas yang lain.
PERTEMUAN MUSIK SURABAYA selalu berusaha untuk mengajak kita melihat cakrawala yang lebih luas.
Pianis yang hebat, banyak, tapi tidak semua pianis punya minat untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada orang lain. ZYGEL termasuk pianis langka yang punya kemampuan untuk itu, seperti halnya pianis dan konduktor Barenboim, dan beberapa lainnya.
Dengan contoh-contoh yang dimainkannya sendiri di piano, atau oleh pemain biolin atau lagi dengan kuartet-gesek, Zygler akan menguraikan ciri-ciri utama musik Bartok (1881-1945).
B A R T O K sendiri, selain komponis, juga pianis dan musikolog.
Sebagai musikolog dia sangat menghormati bermacam-macam musik-rakyat dari mana pun asalnya. Musik-rakyat yang biasanya diremehkan sebagai musik yang mutunya sangat rendah, ternyata Bartok dapat menemukan di dalamnya berbagai kecerdasan yang tidak disadari. Misalnya, ada birama-birama yang tidak terduga, sangat rumit dan yang sudah menjadi darah-daging musik rakyat. Dengan birama yang hidup seperti 2+3, 2+2+3, 3+3+2 dsb, maka musik mendapat unsur yang lebih beragam. Dari segi tonalitas, mayor dan minor diperkaya dengan modalitas yang lain.
PERTEMUAN MUSIK SURABAYA selalu berusaha untuk mengajak kita melihat cakrawala yang lebih luas.
PMS ke-59, Senin 19 Nopember, pukul 9:30
Pada PMS kali ini kita akan melihat penayangan
VCD tentang kompetisi piano ke 2 di Tianjin,China tahun 2012 untuk
non-profesional.
Ini adalah sebuah kompetisi untuk mengujikemampuan diri, bukan semata-mata untuk mencari siapa yang paling hebat.
Ini adalah sebuah kompetisi untuk mengujikemampuan diri, bukan semata-mata untuk mencari siapa yang paling hebat.
Peserta mulai dari anak kecil sampai usia 85
tahun dibagi menjadi berbagai kategori umur.
Disini Bapak Slamet A. Sjukur juga akan mengajak kita melihat
bagaimana anak-anak kecil yang ikut kompetisi ini merasakan musik yang mereka
mainkan dari dalam , bukan sekedar "bergaya" dalam bermain
saja......
Saturday, October 13, 2012
PMS ke-58, Sabtu 13 Oktober, pukul 18:00
P I A N O M A N I A
Sabtu, 13 Oktober 2012
18:00 – 21:00
C2O Library & Collabtive
18:00 – 21:00
C2O Library & Collabtive
Bersama:
Slamet Abdul Sjukur
Slamet Abdul Sjukur
Pianomania bercerita tentang
pekerjaan Stefan, seorang ahli menala piano di perusahaan piano Steinway…
Di Indonesia, orang meremehkan
pekerjaan tersebut. Umumnya orang berfikir, “Pokoknya, asal bunyinya tidak
fales.” Tapi bagi pemusik sejati yang pendengarannya terlatih, bunyi itu bukan
sekedar soal tinggi rendahnya saja, melainkan seluruh kualitasnya yang teramat
sangat rumit tapi rinci.
Penala piano, keahliannya sama
pentingnya dengan yang dituntut pada dokter ahli bedah. Sangat menentukan nasib
yang ditangani.
Diskusi yang akan memperkaya
wawasan kita akan dimulai setelah penayangan tersebut.
Acara non-profit ini terbuka buat
siapa saja. Hanya memungut Rp.25.000,- untuk penyelenggaraannya.
Pertemuan Musik Surabaya adalah
paguyuban nir-laba tempat bertemuanya siapa saja yang mencintai musik dan ingin
tahu lebih banyak.
Acara-acaranya serius, tapi santai dan bersahabat diadakan setiap bulan.
Acara-acaranya serius, tapi santai dan bersahabat diadakan setiap bulan.
Label:
acara musik,
Alfred Brendel,
austria,
blogspot,
c2o,
Indonesia,
Lang Lang,
music event,
perpustakaan,
piano,
pianomania,
PMS,
Slamet Sjukur,
Stefan Knüpfer,
tala,
tuner
Subscribe to:
Posts (Atom)






